Selamat datang di ans-maruf blog. Pada blog saya kali ini saya akan menceritakan sedikit mengenai pengalaman kegiatan Presentasi Vaganza dan Pembuatan Video Project dalam Rangkaian LKMM-TD yang diadakan oleh Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM) pada tahun 2020.
Bagi yang belum kenal, sebelumnya, perkenalkan dulu nama saya Ma'ruf Anshari dari program studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, angkatan 2019, Universitas Lambung Mangkurat. Dalam LKMM-TD ini saya tergabung dalam kelompok 9 bernama Reaktor. Mungkin cukup itu saja perkenalannya, kita langsung saja ke topik pembicaraan.
Pada saat kegiatan LKMM-TD ini diadakan kebetulan sekali negara Indonesia masih mengalami situasi pandemi virus COVID-19 di mana mengharuskan warganya untuk tidak mengadakan acara kumpul-kumpul dan membatasi diri dari keluar rumah sebagai langkah pencegahan penularan virus COVID-19. Dikarenakan situasi pandemi ini, kegiatan kami seperti Presentasi Vaganza pun terpaksa harus kami lakukan secara online.
Rangkaian acara Presentasi Vaganza ini kebetulan dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2020. Dalam rangkaian acara tersebut, kami yang sebelumnya sudah terbagi dalam beberapa kelompok diminta untuk menonton dan juga mempresentasikan proposal LKMM Vaganza yang sudah kami buat sebelumnya dalam tugas kelompok. LKMM Vaganza merupakan salah satu rangkaian acara LKMM-TD dimana konsep acaranya dibuat oleh para peserta LKMM-TD sendiri. LKMM Vaganza ini biasanya dijadikan sebagai suatu kegiatan yang mewadahi minat para mahasiswa khususnya para peserta LKMM-TD dalam bidang seni seperti, musik, tari, komedi, dan lain sebagainya dan biasanya dilaksanakan bersamaan dengan penutupan acara LKMM-TD.
Presentasi Vaganza dilakukan melalui aplikasi Google Meet. Namun, dikarenakan adanya sedikit hambatan yang dirasakan baik oleh panitia maupun peserta, kegiatan presentasi ini pun dilakukan secara bergantian oleh setiap kelompok dalam satu buah room Google Meet. Kegiatan ini dilakukan dengan cara satu kelompok presentasi dan satu kelompok lainnya menonton presentasi. Kelompok yang melakukan presentasi akan keluar room setelah presentasi selesai, dan kelompok yang menonton kelompok lain presentasi akan menjadi kelompok yang presentasi setelahnya. Untuk kelompok yang presentasi, hanya diwakilkan oleh beberapa anggotanya sedangkan anggota lainnya dari kelompok tersebut tidak perlu masuk ke room Google Meet pada saat proses presentasi. Jadi, di dalam satu room Google Meet hanya terdapat dua buah kelompok dan beberapa anggota dari BEM FT ULM selaku panitia LKMM-TD yang memberikan penilaian pada presentasi yang kami lakukan.
Pada saat sampai giliran kelompok saya, kelompok 9 (Reaktor) untuk mendengarkan presentasi, kami mendapat giliran untuk mendengarkan presentasi dari kelompok 8 (Pick Point). Dalam presentasi yang mereka sampaikan, mereka mengusulkan acara LKMM Vaganza dengan tema "A Plane to Get A Good Plan". Dengan dasar filosofi bahwasanya segala sesuatu memiliki tahapan-tahapan, seperti layaknya sebuah pesawat. Pesawat yang bekerja mulai dari lepas landas, tinggi mengudara, hingga landing di tempat tujuannya dijadikan sebagai gambaran bahwasanya kita semua harus melewati sebuah proses dari awal hingga akhir untuk mencapai suatu tujuan. Pesawat yang terbang mengudara juga dikatakan menggambarkan kebebasan atau lepas. Dengan pernyataan tersebut, mereka juga menambahkan bahwa dengan adanya acara LKMM Vaganza sekaligus penutup seluruh rangkaian acara LKMM-TD 2020 ini diharapkan seluruh peserta LKMM-TD dapat merasakan kebebasan serta melepaskan penat dan keluh kesahnya selama acara LKMM-TD berlangsung. Kemudian mereka menjelaskan mengenai maksud & tujuan dari acara, dresscode, dekorasi, dan seterusnya hingga anggaran dana pelaksanaan. Setelah selesai proses presentasi, para panitia LKMM-TD kemudian memberikan beberapa masukan, kritik, dan juga saran kepada kelompok mereka agar mengetahui kesalahan dalam presentasi mereka dan juga dapat membuat presentasi yang lebih baik lagi kedepannya.
Kemudian, sampailah giliran kelompok saya untuk melakukan presentasi. Kebetulan dalam presentasi kelompok tersebut, saya tidak bertugas sebagai anggota yang melakukan presentasi sehingga saya tidak mengetahui tentang bagaimana detailnya dan apa saja yang terjadi pada saat proses presentasi. Untuk tema dari proposal yang kami ajukan untuk LKMM Vaganza ialah Escape Room. Konsep "Escape Room" ini ialah konsep acara dimana kami memberikan tantangan berupa teka-teki untuk keluar dari suatu ruangan yang mana bertujuan untuk meningkatkan kerjasama serta kepercayaan satu sama lain bagi para peserta LKMM-TD. Dengan konsep ini kami juga menekankan untuk para peserta LKMM-TD adar dapat memanajemen waktu yang disediakan guna menyelesaikan teka-teki tersebut. Walaupun saya tidak ikut dalam proses presentasi, kelompok kami pastinya juga mempresentasikan hal-hal yang berkaitan dengan eksekusi acara seperti maksud & tujuan acara dan seterusnya hingga anggaran dana pelaksanaan.
Bagi yang belum kenal, sebelumnya, perkenalkan dulu nama saya Ma'ruf Anshari dari program studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, angkatan 2019, Universitas Lambung Mangkurat. Dalam LKMM-TD ini saya tergabung dalam kelompok 9 bernama Reaktor. Mungkin cukup itu saja perkenalannya, kita langsung saja ke topik pembicaraan.
Pada saat kegiatan LKMM-TD ini diadakan kebetulan sekali negara Indonesia masih mengalami situasi pandemi virus COVID-19 di mana mengharuskan warganya untuk tidak mengadakan acara kumpul-kumpul dan membatasi diri dari keluar rumah sebagai langkah pencegahan penularan virus COVID-19. Dikarenakan situasi pandemi ini, kegiatan kami seperti Presentasi Vaganza pun terpaksa harus kami lakukan secara online.
Rangkaian acara Presentasi Vaganza ini kebetulan dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2020. Dalam rangkaian acara tersebut, kami yang sebelumnya sudah terbagi dalam beberapa kelompok diminta untuk menonton dan juga mempresentasikan proposal LKMM Vaganza yang sudah kami buat sebelumnya dalam tugas kelompok. LKMM Vaganza merupakan salah satu rangkaian acara LKMM-TD dimana konsep acaranya dibuat oleh para peserta LKMM-TD sendiri. LKMM Vaganza ini biasanya dijadikan sebagai suatu kegiatan yang mewadahi minat para mahasiswa khususnya para peserta LKMM-TD dalam bidang seni seperti, musik, tari, komedi, dan lain sebagainya dan biasanya dilaksanakan bersamaan dengan penutupan acara LKMM-TD.
Presentasi Vaganza dilakukan melalui aplikasi Google Meet. Namun, dikarenakan adanya sedikit hambatan yang dirasakan baik oleh panitia maupun peserta, kegiatan presentasi ini pun dilakukan secara bergantian oleh setiap kelompok dalam satu buah room Google Meet. Kegiatan ini dilakukan dengan cara satu kelompok presentasi dan satu kelompok lainnya menonton presentasi. Kelompok yang melakukan presentasi akan keluar room setelah presentasi selesai, dan kelompok yang menonton kelompok lain presentasi akan menjadi kelompok yang presentasi setelahnya. Untuk kelompok yang presentasi, hanya diwakilkan oleh beberapa anggotanya sedangkan anggota lainnya dari kelompok tersebut tidak perlu masuk ke room Google Meet pada saat proses presentasi. Jadi, di dalam satu room Google Meet hanya terdapat dua buah kelompok dan beberapa anggota dari BEM FT ULM selaku panitia LKMM-TD yang memberikan penilaian pada presentasi yang kami lakukan.
Pada saat sampai giliran kelompok saya, kelompok 9 (Reaktor) untuk mendengarkan presentasi, kami mendapat giliran untuk mendengarkan presentasi dari kelompok 8 (Pick Point). Dalam presentasi yang mereka sampaikan, mereka mengusulkan acara LKMM Vaganza dengan tema "A Plane to Get A Good Plan". Dengan dasar filosofi bahwasanya segala sesuatu memiliki tahapan-tahapan, seperti layaknya sebuah pesawat. Pesawat yang bekerja mulai dari lepas landas, tinggi mengudara, hingga landing di tempat tujuannya dijadikan sebagai gambaran bahwasanya kita semua harus melewati sebuah proses dari awal hingga akhir untuk mencapai suatu tujuan. Pesawat yang terbang mengudara juga dikatakan menggambarkan kebebasan atau lepas. Dengan pernyataan tersebut, mereka juga menambahkan bahwa dengan adanya acara LKMM Vaganza sekaligus penutup seluruh rangkaian acara LKMM-TD 2020 ini diharapkan seluruh peserta LKMM-TD dapat merasakan kebebasan serta melepaskan penat dan keluh kesahnya selama acara LKMM-TD berlangsung. Kemudian mereka menjelaskan mengenai maksud & tujuan dari acara, dresscode, dekorasi, dan seterusnya hingga anggaran dana pelaksanaan. Setelah selesai proses presentasi, para panitia LKMM-TD kemudian memberikan beberapa masukan, kritik, dan juga saran kepada kelompok mereka agar mengetahui kesalahan dalam presentasi mereka dan juga dapat membuat presentasi yang lebih baik lagi kedepannya.
Kemudian, sampailah giliran kelompok saya untuk melakukan presentasi. Kebetulan dalam presentasi kelompok tersebut, saya tidak bertugas sebagai anggota yang melakukan presentasi sehingga saya tidak mengetahui tentang bagaimana detailnya dan apa saja yang terjadi pada saat proses presentasi. Untuk tema dari proposal yang kami ajukan untuk LKMM Vaganza ialah Escape Room. Konsep "Escape Room" ini ialah konsep acara dimana kami memberikan tantangan berupa teka-teki untuk keluar dari suatu ruangan yang mana bertujuan untuk meningkatkan kerjasama serta kepercayaan satu sama lain bagi para peserta LKMM-TD. Dengan konsep ini kami juga menekankan untuk para peserta LKMM-TD adar dapat memanajemen waktu yang disediakan guna menyelesaikan teka-teki tersebut. Walaupun saya tidak ikut dalam proses presentasi, kelompok kami pastinya juga mempresentasikan hal-hal yang berkaitan dengan eksekusi acara seperti maksud & tujuan acara dan seterusnya hingga anggaran dana pelaksanaan.
Sudah selesai cerita tentang Presentasi Vaganza-nya, saya disini ingin membahas tentang Video Project LKMM Vaganza. Video Project LKMM Vaganza ini sendiri merupakan sebuah video project yang harus kami kerjakan sebagai pengganti dari acara LKMM Vaganza yang tentunya tidak dapat kami laksanakan berhubung kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia.
Tugas pembuatan video project ini diserahkan kepada satu angkatan yang mengikuti LKMM-TD pada Tahun 2020. Setelah didiskusikan bersama satu angkatan, kami akhirnya menyepakati konsep dan alur pembuatan video tersebut yang mana akan saya jelaskan secara satu-persatu.
Video yang akan kami buat ini terdiri dalam 3 buah pembagian alur. Alur yang pertama ialah menampilkan foto-foto screenshot website berita tentang COVID-19 yang kemudian setelahnya dilakukan pembacaan narasi. Kedua, setelah pembacaan narasi selesai, video dilanjutkan dengan penampilan menyanyi dari para peserta LKMM-TD. Kemudian video diakhiri dengan jargon LKMM, jargon teknik, dan jargon Prodi yang dipimpin oleh ketua angkatan Prodi masing-masing.
Dalam pembuatan video terdapat pembagian jumlah orang pada setiap alur acaranya. Pembagiannya yaitu enam orang untuk pembacaan narasi, tiga puluh orang untuk menyanyi, jargon LKMM serta jargon teknik dua puluh orang, dan jargon Prodi dengan minimal enam orang ditambah satu orang ketua angkatan Prodi.
Kemudian berikut sedikit gambaran mengenai bagaimana video projectnya. Untuk pembuatan video narasi, konsep yang digunakan ialah video dengan lagu background yang mellow ditambah teks. Untuk lagu yang dinyanyikan ialah lagu dari Tulus berjudul Manusia Kuat. Kemudian seperti yang saya sebutkan sebelumnya, jargon yang digunakan ialah jargon teknik, jargon Prodi, dan jargon LKMM.
Mengenai detail tentang alur dari pembacaan narasi terdapat enam buah pembagian alur. Yang pertama ialah kesedihan soal virus COVID-19 yang merajalela. Kedua, menceritakan tentang egoisnya orang-orang yang mengadakan kegiatan kumpul-kumpul. Ketiga, beberapa gambaran mengenai para petugas medis. Keempat, membayangkan bagaimana jika keluarga kita yang menjadi petugas medis. Kelima, ucapan pujian dan terima kasih kepada petugas medis. Terakhir yang keenam, ajakan kepada kita semua untuk peduli.
Manfaat dari kegiatan-kegiatan ini sendiri diantaranya ialah untuk meningkatkan kemampuan kerja sama tim, kemampuan dalam membuat suatu rencana, kemampuan dalam memanajemen waktu, dan kemampuan untuk menjalankan suatu rencana. Kemampuan-kemampuan yang disebutkan tadi tentunya termasuk soft skills yang nantinya akan sangat berguna dalam menjalankan suatu organisasi dan dalam dunia kerja.
Kesan yang didapatkan dari kegiatan-kegiatan ini ialah saya merasa bahwa dengan adanya kegiatan-kegiatan ini kemampuan soft skills yang saya miliki mendapatkan beberapa peningkatan, mulai dari kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain, melakukan kerja sama, dan kemampuan-kemampuan lainnya.
Pesan yang ingin saya sampaikan ialah saya ingin kegiatan-kegiatan ini dapat dijalankan dengan lebih baik dan lebih menarik lagi ke depannya. Pesan lainnya ialah semoga ilmu yang para peserta LKMM-TD dapatkan pada setiap rangkaian kegiatan ini dapat bermanfaat dan berkembang lebih baik lagi ke depannya.
Mungkin sekian dulu untuk blog saya pada kali ini. Terima kasih telah membaca dan sampai jumpa di blog saya yang berikutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar